Melihat arogansi dan ke Jawara an Fauzi Bowo (foke) sangat mungkin mengakibatkan kekalahan fatal di putaran II Pilkada Jakarta.

Selayaknya sang Diktator Hitler yang kalah oleh tentara merah soviet. Ketakutan, Ketidakpedulian, keserakahan, kesombongan dan kemarahan sang diktator Hitler telah mengubur segala kekuatan peralatan militer, kecerdasan para jenderal dan pengalaman prajurit dalam perang Nazi melawan Tentara Merah uni soviet yang bemodal semangat juang pantang menyerah.

Ini terjadi pada Foke saat merasa yakin menang dalam satu putaran, yang tidak menghitung kekuatan lawannya pasangan Jokowi Ahok. Bahkan dengan penetapan wakil yang hanya beberapa menit menjelang pendaftaran, jelas menunjukkan keyakinannya, dipasangkan dengan siapapun pasti menang.

Sangat mungkin, gerakan pemenangan yang dilakukan tim Foke pun tanpa melibatkan dan menimbang saran dari pasangannya Nachrowi Ramli (nara) yang Jendral ahli sandi. Kekuatan analisis tim Nara yang mungkin didukung oleh kekuatan intelegen militer pun bisa jadi terabaikan.

Hitler juga tidak menghiraukan saran saran para jenderal sehingga melakukan keputusan keputusan salah seperti tidak membekali pasukannya dengan baju hangat yang tebal untuk menghadapi musim dingin yang terkenal ganas di Rusia, karena dia memperkirakan jerman dapat menundukkan soviet dalam waktu 6 bulan yaiitu sebelum musim dingin tiba.

Satu putaran telah gagal, sangat besar kemungkinan dilanjutkan foke dengan ”menghilangkan’ tim yang dianggap tidak mampu bekerja pada akhirnya bisa menjadi titik balik serangan setidaknya tidak lagi mau bekerja atau bahkan menjadi musuh dengan caranya.

Kenyataannya pertempuran panjang yang harus dilakukan nazi berlangsung dengan kepanikan hitler, beberapa kali melakukan kesalahan dengan merelokasi pasukan dan peralatan perang berkali kali pada waktu dan tempat yang tidak tepat. Hasilnya adalah penyerangan jerman ke rusia sebagai titik balikkekalahan jerman di Eropa dan hancurnya poros Jerman, Jepang dan Italia.

Apakah sejarah kekuatan semangat tentara merah soviet yang bermodal semangat juang dan pantang menyerah itu merasuki pasukan kotak kotak Jokowi dan berhasil memenangkan pertarungan pilkada putaran II Jakarta… ?

Kita lihat saja 20 september nanti….

Pin It on Pinterest

Share This