Iseng iseng membandingkan UU 5 / 1979 tentang Pemerintahan Desa… Ternyata dilihat dari prosesi sumpah saja… KADES DULU TUGAS LEBIH BERAT TAPI LEBIH TERHORMAT…

lihat cetak tebal

Pasal 8 dalam UU 5 / 1979

(1) Sebelum memangku jabatannya Kepala Desa bersumpahmenurut agamanya atau berjanji dengan sungguh-sungguh dan dilantik oleh pejabatyang berwenang mengangkat atas nama Gubernur Kepala Daerah Tingkat I.

(2) Susunan kata-kata sumpah/janji yang dimaksud ayat (1)adalah sebagai berikut :

“Saya bersumpah/berjanji, bahwa saya untuk diangkat menjadiKepala Desa, langsung atau tidak langsung dengan nama atau dalih apapun, tidakmemberikan atau menjanjikan atau akan memberikan sesuatu kepada siapapun juga.

Saya bersumpah/berjanji, bahwa saya untuk melakukan atautidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini, tidak sekali-kali akan menerimalangsung atau tidak langsung dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian.

Saya bersumpah/berjanji, bahwa saya akan memenuhi kewajibansaya sebagai Kepala Desa dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya, bahwa sayaakan taat dan akan mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara,bahwa saya senantiasa akan menegakkan Undang-Undang Dasar 1945 dan segalaperaturan perundang-undangan yang berlaku bagi Negara Republik Indonesia.

Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan memegang rahasiasesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus saya rahasiakan.

Sayabersumpah/berjanji, bahwa saya dalam menjalankan jabatan atau pekerjaan saya,senantiasa akan lebih mengutamakan kepentingan Negara, Daerah dan Desa daripadakepentingan saya sendiri, seseorang atau sesuatu golongan dan akan menjunjungtinggi kehormatan Negara, Pemerintah, Daerah dan Desa.

Saya bersumpah/berjanji, bahwa saya akan berusaha sekuattenaga membantu memajukan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan masyarakatDesa pada khususnya, akan setia kepada Bangsa dan Negara Kesatuan RepublikIndonesia.”

Pasal 40 ( RUU DESA )

(1) CalonKepala Desa terpilih dilantik oleh Bupati/Walikota atau pejabat yang ditunjukpaling lama 30 (tiga puluh) hari setelah penerbitan Keputusan Bupati/Walikota.

(2) Sebelummemangku jabatannya, Kepala Desa mengucapkan sumpah/janji.

(3) Sumpah/janjisebagaimana dimaksud pada ayat (2) Kepala Desa adalah sebagai berikut :

“Demi Allah (Tuhan), saya bersumpah/berjanji bahwa saya akanmemenuhi kewajiban saya selaku Kepala Desa dengan sebaik-baiknya,sejujur-jujurnya, dan seadil-adilnya; bahwa saya akan selalu taat dalammengamalkan dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara; dan bahwa sayaakan menegakkan kehidupan demokrasi dan Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945 serta melaksanakan segala peraturan perundang-undangandengan selurus-lurusnya yang berlaku bagi desa, daerah, dan Negara KesatuanRepublik Indonesia”.

Jadi karena yang melantik juga cuma bupati / walikota… akhirnya tugasnya juga lebih ringan….?