KOMPAS – CAMPUR SARI – Jawa Tengah  : Kerusakan lingkungan akibat kebijakan yang salah dari pejabat pemerintahan di daerah dan pengusaha yang tak mempunyai visi lingkungan telah mendorong sejumlah LSM maupun pemerhati masalah lingkungan prihatin. Menurut aktivis LSM di Semarang, Suryokoco, Kamis (2/10), LSM dan pemerhati lingkungan di Jawa Tengah akan melakukan gerakan kampanye antiperusakan lingkungan. Mereka akan menyatukan langkah guna memerangi kerusakan lingkungan dalam bentuk aksi bersama melalui wadah lembaga yang kuat dan solid. (WHO)

Dewan Pendidikan Bukan Eksekutor

Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional Bidang Desentralisasi Pendidikan Ace Suryadi menegaskan, Dewan Pendidikan (DP) seharusnya menjadi mitra, bukan lembaga eksekutor, yang sampai melakukan pemaksaan kehendak pada dinas pendidikan di daerah. Di depan lokakarya Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah kabupaten dan kota se-Jawa Tengah di Semarang, pekan ini, Ace menjelaskan, masyarakat ikut menentukan penyelenggaraan sistem pendidikan di setiap daerah. Perwakilan masyarakat itu terwadahi dalam DP. (WHO)

Pasar Kini Sangat Tersegmentasi

Direktur PT Ulam Tiba Halim-produsen minuman serbuk buah Marimas-Haryanto Halim mengungkapkan, pasar untuk produk makanan dan consumer goods kini sudah sangat tersegmentasi. Berbicara dalam business lunch yang diadakan Bank Indonesia Semarang, Kamis (2/10), di Semarang, Halim mencontohkan produk susu yang kini sudah amat tersegmentasi mulai dari konsumen yang baru hamil sampai dengan konsumen yang berusia lanjut. Bahkan, untuk susu anak-anak pun dibedakan setiap umurnya. (TRA)

781 Siswa di Demak Terima Beasiswa

Berkat keberhasilan Pemerintah Kabupaten Demak menyabet penghargaan Widya Krama 2003, sebanyak 781 siswa SLTP dan madrasah tsanawiyah negeri dan swasta di Demak memperoleh beasiswa masing-masing Rp 20.000 per bulan. Menurut Ymt Kepala Informasi dan Komunikasi Pemkab Demak Endah Cahya Rini, beasiswa itu dibagikan secara simbolis oleh Bupati Demak Endang Setyaningdyah kepada yang berhak, Kamis (2/10). “Total beasiswa mencapai Rp 187,4 juta,” tuturnya. Penghargaan Widya Krama diterima Bupati Demak pada Hari Pendidikan Nasional langsung dari Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Negara. (SUP)

Pin It on Pinterest

Share This