Mengapa ada Aliansi Desa…

Bahwa  Aliansi Desa Indonesia (ADI) adalah organisasi profesi menyangkut kegiatan desa dan organisasi peduli desa dan sepakat  Organisasi Pendiri ADI memiliki hak Penolakan bergabungnya Anggota baru dalam rangka kesetaraan dan penyaringan kesamaan gagasan.

Dan disepakati bahwa ADI adalah organisasi kolektif kolegial, dan oleh karenanya setiap Organisasi anggota ADI wajib melaksanakan keputusan yang dibuat oleh Majelis ADI Setiap Organisasi anggota ADI wajib menjaga semangat kebersamaan dan saling menghormati Organiasi anggota ADI.

Dalam hal operasionalisasi organisasi ADI menunjuk Koordinator yaitu orang yang disepakati sebagai komunikator dan mediator ADI pada pihak ke tiga. Dan olh karenanya Koordinator ADI memiliki kewajiban mengusahakan terlaksananya program dan atau keputusan Majelis ADI namun Koordinator ADI tidak memiliki hak memutuskan dan mengatasnamakan ADI diluar keputusan Majelis ADI.

Dalam rangka disiplin Organisasi, anggota ADI yang dinilai melanggar kesepakatan dan atau keputusan Majelis ADI dapat diberikan sanksi seberat beratnya dikeluarkan dari anggota ADI.

Karena Kesadaran perlunya membangun kekuatan besar dan memperjuangkan harapan anggota elemen menjadi harapan bersama… Ada kesadaran,  bersama lebih kuat dan bersama untuk bersama adalah pilihan dalam perjuangan elemen organisasi berbasis desa.

.

Mengapa Aliansi Desa bereaksi…..

Sepakat melakukan aksi karena kondisi temuan Daftar Inventarisasi (DIM) yang disusun oelh fraksi fraksi dalam Pansus RUU Desa beberapa tidak seperti yang dijanjikan dan gembor gemborkan oleh para elite partai.

Ada usaha pembodohan oleh para elit partai poltik dengan menjanjikan sesuatu ternyata tidak terbukti dalam DIM.

Dengan usaha lobby kepada ketua partai politik, maka PKB PAN telah melakukan perubahan DIM dan penuh seperti harapan ADI. Dalam proses pembahasan dan diskusi adalah GOLKAR, PKS, Gerindra. Dan belum ada komunikasi ADI dengan PPP, Demokrat dan PDIP sampai saat tulisan ini dibuat.

.

Mengapa tanggal 14 desember 2012

UU Desa belum bisa disahkan karena belum ada pembahasan antara pantia kerja (panja) RUU Desa DPR RI dengan Pemerintah. Dan sangat atraktif adalah seudah dua kali Raker RUU Desa telah gagal yaitu Kamis, 29 Nop dan jum’at 7 Desember lalu. inikah keseriusan DPR dan pemerintah memperhatikan dan mengautkan desa..?

Dan tanggal 14 desember 2012 adalah Paripurna penutupan masa sidang periode II tahun 2012/2013, yang artinya BISA DIPASTIKAN TAHUN 2012  UU DESA TIDAK DAPAT DILAHIRKAN.

Dan atas itu semua maka pantaslah kita memberikan ucapan selamat melakukan reses dan peringatan untuk sahkan UU Desa paling lambat masa sidang III tahun 2012/2013 yang dimulai pada awal januari 2013.

Aksi ini adalah sekedar mengingatkan dan menyadarkan DPR agar tidak main main dengan urusan UU Desa, karena ada ADI yang memiliki kekuatan riil, solid dan terkoordinasi dengan baik

.

Mengapa tidak langsung ke Senayan DPR RI

Aksi massa di depan senayan adalah hal yang sudah sangat biasa, bus dikirim ke parkir timur senayan dan massa diminta turun jalan kaki ke depan pagar DPR MPR.Dengan minimal 250 bus (laporan sementara sampai 7 desember) dan panjang bus berkit jarak antar bus lebih kurang 15 meter, maka apabila berderet dua lapis di lajur dalam jalan tol maka akan ada iring iringan 125 bus x 15 meter = 1.857 meter = hampir 2 KM.

Iringan Bus Aksi Aliansi memadati jalan tol dengan jalan maksimal 40 km perjam… akan menjadi daya tarik berita tersendiri untuk media, bahakan untuk lebih sensasional maka penumpang naik diatas atap berikut dengan kibaran bendera.. tidakkah ini menjadi menarik..

.

Mengapa di Renggasdengklok

Rengasdengklok Karawang adalah titik temu teman teman yang sudah datang lebih awal, dan rencana dalam agenda rengasdengklok kita akan mengelar panggung untuk para ketua partai yang telah mengakomudir harapan ADI. Dan dalam hal pemilihan tempat adalah “lapangan Tugu Kebulatan Tekad Kemerdekaan / Tugu Proklamasi” dengan harapan adanya semangat kebulatan tekad bersama semua elemen desa untuk mengawal UU Desa guna memajukan desa seluruh Indonesia.

Jadi semangat Kebulatan tekad kemerdekaan pada 16 agustus 1945 diharapkan mampu meresap dalam diri pejuang pejuang desa yang tergabung dalam ADI

.

Mengapa Aliansi harus “mengancam”

Dalam hal partai partai yang tidak mendukung harapan ADI dapat diartikan sebagai partai yang tidak peduli pada Desa, Haruskah kita memenangkan partai yang jelas tidak peduli desa, haruskah calon kepala daerah dari partai yang tidak mendukung ADI harus didukung untuk menang dan kemudaian menindas desa

Haruskah kita memberikan dukungan pada mereka yang jelas jelas tidak peduli pada kita…?…

Yang harus disadari dan diketahui oleh partai politik adalah mereka butuh dukungan suara, dan saatnya menunjukkan kekuatan sosial politiknya…. MATIKAN PARTAI YANG TIDAK AKOMUDATIF PADA ADI……. TIDAK ADA JABATAN POLITIK ( BUPATI & GUBERNUR) YANG LAYAK DIPEGANG OLEH CALON DARI PARTAI YANG TIDAK AKOMUDATIF PADA ADI..

Desa adalah sumber kekuatan, kekuatan Ekonomi, Sosial, Budaya, Hankam dan Politik…. Saatnya desa menentukan nasib Bangsa dan Negara ke depan.

.

Mengapa ada yang mengundurkan diri dari aliansi

Sebenarnyalah banyak elemen desa yang diajak, setidaknya ada yang tidak pernah mengkonfirmasi siap bergabung dan ada pula yang mengundurkan diri. ada Forum Sekdes yang tidak pernah hasir diundang, ada Asosiasi BPD yang tidak pernah ada kabar juga Karang Taruan Nasional yang menyatakan mengundurkan diri.

Adalah hak mereka untuk bergabung, tidak bergabung atau mengundurkan diri. Yang utama adalah saling menghormati menghargai dan tidak saling menmghambat. dan pada akhirnya hanya ada Persatuan rakyat Desa (Parade) Nusantara, Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI), Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN)

.

Mengapa ada yang ingin menghalangi

Tidak ada harapan dan cita cita yang bisa berjalan tanpa hambatan, dan keinginan memajukan desa pun pastilah ada hambatan. Ketika ada yang terusik karena agenda menghancurkan desa terganggu oleh ADI, maka layaklah mereka melakukan gangguan. Ketika ada yang ingin selalu membodohi desa terganggu oleh ADI terhambat oleh ADI, maka layaklah mereka melakukan penghalangan.

Jadi kenapa harus risau ada yang mengganggu..?

.

Mengapa diduga  Aliansi ada yang memanfaatkan

Yang paling mudah dalam penghancuran karakter seseorang dan juga organisasi adalah dengan fitnah. Dan oleh karenanya cara yang mudah dalam melakukan pembunuhan karakter adalah meyampaikan bahwa ADI telah dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk membuat kerusuhan dengan harapan melemahkan soliditas ADI.

Jadi biarkan saja fitnah terus ditebarkan dan waktu yang akan menunjukkan kebenarannya