Dr.C.C. Taylor menilai Koperasi adalah konsep sosiologi. Menurutnya koperasi ada dua ide dasar yang bersifat sosiologi yang penting yaitu lebih bersifat perkumpulan orang daripada perkumpulan modal dan lebih bersifat ETIS/ RELIGIOUS daripada EKONOMIS.

Margaret Digby dalam “ The World Cooperative Movement “ mengatakan bahwa koperasi adalah suatu usaha swasta tetapi ada perbedaan dengan badan usaha swasta lain dalam hal cara untuk mencapai tujuannya dan penggunaan alatnya.

Dr. C.R Fay menyampaikan bahwa koperasi adalah suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangat tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa. Sehingga masing masing sanggup menjalankan kewajibannya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan tingkat hubungan mereka dengan perserikatan itu.

Dr. G. Mladenata dalam “ Histoire des Doctrines Cooperative “ menyampaikan koperasi terdiri atas produsen produsen kecil yang tergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama ,dengan saling bertukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama dengan mengerjakan sumber sumber yang disumbangkan oleh anggota.

Frank Robotka dalam “ A Theory of Cooperative “ menyakan bahwa koperasi adalah suatu bentuk badan usaha yang anggotanya merupakan langganannya. Koperasi diorganisasikan , diawasi dan dimiliki oleh para anggotanya yang bekerja untuk kemanfaatan mereka sendiri denganpraktek usahanya sesuai dengan prinsip prinsip Rochdale

Dr. Muhammad Hatta dalam “ The Movement in Indonesia” mengemukakan bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarka tolong menolong. Mereka didorong oleh keinginan memberi jasa pada kawan “ seorang buat semua dan semua buat seorang” inilah yang dinamakan Auto Aktivitas Golongan, terdiri dari : Solidaritas, Individualitas, Menolong diri sendiri dan Jujur

UU No. 25 Tahun 1992 Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang beradasarkan atas dasar asas kekeluargaan.

Masyarakat Indonesia tidak asing dengan istilah Koperasi, dan mungkin yang paling popular adalah koperasi simpan pinjam menyediakan jasa keuangan yang mudah tetapi tidak menjerat.

Koperasi dalam terjemahan bebasnya adalah bekerjasama dan pengertian dalam kegiatan usaha  Koperasi adalah  :

  • Perkumpulan orang orang atau badan hukum yang mempunyai kesamaan kepentingan dan tujuan.
  • Keterlibatan bersifat sukarela dengan simpanan Pokok dan wajib
  • Kerugian dan keuntungan ditanggung dan dinikmati bersama secara adil.
  • Pengawasan dilakukan oleh anggota.

Kebangsaan

Kemerdekaan menurut Ir. Soekarno adalah “jembatan emas” menuju cita-cita demokrasi, sedangkan pembentukan “Kebangsaan Indonesia” dilakukan di dalam prosesnya. Oleh karennya Sukarno pernah menyatakan bahwa, “revolusi belum selesai,”

Mari kita lihat Pembukaan UUD 1945 :

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. ….

dalam hal itu maka sepakat tidak boleh ada penjajahan di dalam Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dari hal tersebut semangat kebangsaan Indonesia dan merujuk pada pembukaan UUD 1945 maka ada empat semagat  membangun Indonesia yaitu:

  • Berdikari
  • Bersatu
  • Berdaulat
  • Bermartabat

Rasa kebangsanaan adalah kesadaran berbangsa, yakni rasa yang lahir karena kebersamaan social budaya, sejarah, dan aspirasi perjuangan serta kebersamaan menghadapi tantangan masa depan.

Menurut Hatta  “bangsa ditentukan oleh sebuah keinsyafan sebagai suatu persekutuan yang tersusun jadi satu, yaitu keinsyafan yang terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan. Keinsyafan yang bertambah besar oleh karena sama seperuntungan, malang yang sama diderita, mujur yang sama didapat, oleh karena jasa bersama, kesengsaraan bersama, pendeknya oleh karena peringatan kepada riwayat bersama yang tertanam dalam hati dan otak.”

Apakabar Koperasi Indonesia

Terhitung 17 April 2012, Logo Koperasi Indonesia telah diubah. Perubahan  lambang/logo Koperasi Indonesia itu didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor SKEP/14/Dekopin-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/logo Koperasi Indonesia. Dan Menteri Koperasi dan UKM kemudian menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia.

Lambang Koperasi Indonesia yang baru itu berbentuk gambar bunga yang memberi kesan perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia.

Gambar bunga itu mengandung makna Koperasi Indonesia selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya, serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.

Lambang Koperasi Indonesia yang baru itu didominasi oleh warna hijau pastel yang berwibawa dan menimbulkan kesan kalem.

Perubahan lambang / logo sangat lain sama sekali dari yang sebelumnya yang berbentuk pohon beringin yang dikelilingi kapas dan padi, timbangan, bintang dalam perisai, gerigi roda, dan berwarna merah dan putih.

Semangat baru tanpa warna Kebangsaan Indonesia, Apakah masih ada harapan Koperasi menjadi perekat kebangsaan… adalah pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh anak muda Indonesia, anak muda perkoperasian Indonesia.

Berharap Koperasi Menjadi Perekat Kebangsaan

Dalam perikatan kebangsaan yang menjadi penting adalah semangat kesamaan tujuan dan semangat kesamaan memahami dan menjalani sejarah. Ketika indentitas baru koperasi Indonesia  lebih melihat pada berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi bukan lagi mendasarkan pada semangat kebersamaan / kekeluargaan yang kemudian diimplementasikan pada gerak gotongroyong, maka sebenarnya sudah tidak ada lagi ruang untuk koperasi menjadi perekat kebangsaan.

Ketika Hatta Bapak Koperasi Indonesia mengatakan “ seorang buat semua dan semua buat seorang”, itulah kekekuargaan bukan kompetisi untuk keunggulan. Dan dalam semangat Solidaritas, Individualitas, Menolong diri sendiri dan Jujur, maka tidak perlu koperasi menampilkan kesan berwibawa. Yang menjadi lebih penting adalah gotongroyong dan kekeluargaan bukan kewibawaan koperasi yang ditonjolkan.

KOPINDO harapan terakhir kebangsaan koperasi Indonesia

Ketika soekarno mengatakan “100 orang hanya bermimpi, tetapi berikanlah aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia!”

Dalam pidatonya, Bung Karno mengatakan berharap pemuda akan dapat terus berkarya, karena pemuda adalah generasi penerus bangsa! Lakukan apa yang engkau bisa untuk mengguncang dunia!

Dan Koperasi Pemuda Indonesia adalah harapan terakhir dari pelurusan sejarah koperasi Indonesia, dan pengembang Koperasi Indonesia tanpa meninggalkan sejarah semangat perjuangan koperasi.

Ketika di Tangan Pemuda kita harapkan kemajuan Indonesia… maka di tangan Kopindo lah, kita harapkan kemajuan perkoperasian Indonesia.

Salam Bahagia Koperasi Indonesia

Juni 2012

* disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional Koperasi Pemuda Indonesia (RAKORNAS KOPINDO) dengan tema “Menggagas Pengembangan Koperasi Pemuda Indonesia Menjadi Koperasi Kelas Dunia”, New Ayuda – Cipayung – Bogor – 3 Juni 2012

 

Pin It on Pinterest

Share This